5 Bukti Berkenaan John Juanda, Raja Judi Poker Nesiabet Dunia Asal Medan

Untuk Anda pencinta film Mandarin, tentu tidak asing dengan deretan film yang bercerita mengenai permainan di meja judi. Misalkan seperti From Vegas to Macau, All For The Winner, dan God of Gamblers yang bahkan juga sudah dibikin beberapa seri, dan beberapa film yang lain.
Disamping itu, beberapa film bertopik judi itu ikut menceritakan keberhasilan beberapa nama artis yang menjadi bintangnya sebagai seorang raja judi dunia. Sebutlah saja, Chow Yut Fat, Stephen Chow, sampai si legenda Andy Lau.

Tetapi, tahukah Anda bila dalam dunia benar ada orang Indonesia yang betul-betul dianggap sebagai seorang raja judi dunia. Bahkan juga namanya menjadi satu diantara yang dihormati di tempat judi. Ya, figur itu ialah John Juanda atau yang lebih dikenali di meja judi sebagai ‘JJ’.
Pria dari Medan, Sumatera Utara itu sebagai pemain poker professional yang terdaftar sebagai juara kejuaraan World Seri of Poker (WSOP) sampai 5 kali. Yaitu pada tahun 2002, 2003, 2008, 2011, dan paling akhir 2014 kemarin.

Berikut beberapa bukti yang diringkas dari keberhasilan seorang John Juanda sepanjang berkarier di meja judi dunia.
1. Terlahir di Medan Berdarah Tionghoa
John mempunyai nama asli Johnson Juanda, nama belakang sebagai marganya. John terlahir di Medan, Sumatera Utara pada 8 Juli 1971. Sekarang ini dia terdaftar sebagai pemain poker professional Amerika Serikat yang berbasiskan di Marina del Rey, California.
John sendiri tiba ke Amerika Serikat di tahun 1990 untuk tempuh pengajaran marketing dan management di Kampus Oklahoma State, dan memperoleh gelar MBA sesudah menuntaskan pengajaran S2 dari Kampus Seattle pada tahun 1996. John tinggal di Los Angeles, tetapi terakhir tahun akhir dia seringkali tinggal di Tokyo, Jepang.

2. Memenangkan WSOP 5 Kali

5 Bukti Berkenaan John Juanda, Raja Judi Poker Dunia Asal Medan (1)

Contoh Judi. Photo: Unsplash
Seperti dikutip dari Pokerlistings, John Juanda mengawali profesi di kompetisi besar World Seri of Poker (WSOP) di tahun 1999. Tetapi, dia baru memenangkan WSOP pertama kalinya pada tahun 2002, selanjutnya bersambung sampai pada tahun 2003, 2008, 2011, dan 2014.

Uang yang sudah John Juanda menghasilkan dalam kompetisi langsung di account nesiabet lebih dari empat juta dolar (sekitaran Rp 56,612 miliar) dan meletakkannya dalam status 10 besar dalam kas WSOP paling banyak selama hidup.

3. Tidak Menegak Minuman Mengandung alkohol
John mempunyai masa lalu yang jelek berkenaan alkohol. Dikutip dari Goldsea.com, saat kecil John kerap menyaksikan ayahnya selalu menegak minuman mengandung alkohol ketika bermain di meja judi, mengakibatkan perjudian itu selalu disudahi dengan kekalahan si ayah.
Hal itu yang selalu menerpasi John tak pernah minum mengandung alkohol ketika ada di meja judi. Namun pertama dari 4 bersaudara ini selalu pesan minuman dan diberikanya ke musuh main.

4. Dikenali Ramah dan Berkepala Dingin
Ada banyak hal yang membuat salah satunya pemain poker terbaik dunia ini selalu ada di lajur kemenangan. Mencuplik dari Pokerlistings, John dikenali mempunyai sikap yang ramah dan berkepala dingin ketika ada di meja poker.

“Saya usaha semaksimal mungkin untuk menang, tapi saya menghargai seluruh orang yang bermain dengan saya, dan saat kalah, saya tidak geram. Salah satunya tuntunan Budha ialah mempunyai rasa kesetimbangan. Saya senang lakukan yang terbaik dan tidak mempunyai keinginan yang terlampau tinggi,” kata john dalam artikel Kampus Seattle.

5. Dikukuhkan sebagai Hall of Fame Poker
John sah dikukuhkan sebagai Hall of Fame Poker pada tahun 2015. Dia dikukuhkan sebagai wakil anggota ke-50. Acara pengukuhan waktu itu bertepatan dengan pemain poker dunia yang lain yaitu Jen Harman yang sebagai wakil anggota ke-49.

Seperti diambil dari Pokernews, John diputuskan karena banyak prestasi dalam agen nesiabet yang sempat dicapainya. Bahkan juga John sudah kumpulkan lebih dari 17 juta dolar (sekitaran Rp 240 miliar) dalam kemenangan di beberapa kompetisi poker dunia. Seperti 5 gelang emas WSOP, tour poker Eropa, WPT, APT, PPT dan beberapa kemenangan di kompetisi besar yang lain. (jrs)